SOLO – Program Doktor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta kembali memperkuat kontribusi akademiknya di bidang pendidikan. Pada Sabtu (31/1), institusi ini resmi mengukuhkan Nurchamid Mustarom sebagai doktor ke-44 dalam Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui sidang terbuka promosi doktor.
Sidang yang berlangsung di lingkungan kampus UNU Surakarta tersebut dipimpin langsung oleh Rektor, Dr. H. Mufrod Teguh Mulyo, M.H. Promovendus Nurchamid Mustarom berhasil mempertahankan disertasinya yang mengeksplorasi nilai-nilai luhur budaya Jawa sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
Relevansi Serat Pepali Ki Ageng Selo dalam Pendidikan Modern
Dalam penelitiannya yang berjudul “Implementasi Nilai-nilai Pendidikan Karakter Perspektif Serat Pepali Ki Ageng Selo Grobogan pada Siswa MA Sunniyah Selo Tahun Pelajaran 2023–2024”, Nurchamid menekankan pentingnya kembali ke akar budaya. Ia menilai konsep kearifan lokal jauh lebih relevan dan “membumi” bagi masyarakat Jawa dibandingkan konsep pendidikan karakter hasil adopsi luar negeri.
Nurchamid membedah ajaran utama Ki Ageng Selo yang mencakup nilai-nilai fundamental:
-
Andap Asor: Sikap rendah hati, tahu diri, dan tidak sombong.
-
Laku Prihatin: Kesungguhan dan ketangguhan dalam menjalani proses kehidupan.
-
Religiusitas: Menjaga keseimbangan hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta.
“Nilai-nilai ini bukan sekadar teori, melainkan identitas yang mampu membentuk jati diri siswa di tengah arus modernisasi,” papar Nurchamid dalam presentasinya.
Implementasi Praktis di Lingkungan Sekolah
Penelitian Nurchamid mengungkap bahwa di MA Sunniyah Selo, nilai-nilai tersebut telah diintegrasikan secara komprehensif. Implementasi dilakukan melalui empat pilar utama: pembelajaran di kelas, kegiatan kesiswaan, pembiasaan harian, dan keteladanan dari tenaga pendidik.
Secara konkret, nilai religius diwujudkan melalui pembiasaan doa, pembacaan Asmaul Husna, dan salat berjamaah. Sementara itu, nilai peduli lingkungan diterapkan melalui aksi nyata seperti memilah sampah dan merawat tanaman, serta penanaman rasa tanggung jawab melalui keberanian mengakui kesalahan.
Predikat Sangat Memuaskan
Atas ketajaman analisis dan kontribusi ilmiahnya, dewan penguji menetapkan Nurchamid Mustarom lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dengan raihan IPK 3,89.
Rektor UNU Surakarta, Mufrod Teguh Mulyo, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Ia berharap gelar akademik ini menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya.
“Semoga ilmu yang diperoleh mendatangkan keberkahan dan kebermanfaatan. Kami berharap ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk terus berkontribusi melalui penelitian-penelitian yang solutif bagi problematika di masyarakat luas,” pungkas Rektor.



