Perkuat Citra Madrasah Melalui Teknologi, UNU Surakarta Luluskan Doktor PAI Ke-43

Ujian Terbuka Kusnah Kustanto dia Aula PPs UNU Surakarta

SOLO – Program Pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta kembali mengukuhkan pakar baru di bidang pendidikan Islam. Melalui sidang terbuka promosi doktor yang digelar pada Kamis (25/7), Kusnah Kustanto resmi menyandang gelar doktor ke-43 yang diluluskan oleh universitas tersebut.

Di hadapan dewan penguji, Kusnah berhasil mempertahankan disertasinya yang menyoroti urgensi transformasi digital di lembaga pendidikan tingkat menengah. Penelitian ini menjadi angin segar bagi pengembangan institusi madrasah di tengah kompetisi pendidikan global.

Transformasi Digital di MTsN 5 dan MTs Ma’arif NU Kedawung

Disertasi berjudul “Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Teknologi dalam Memajukan Citra Madrasah dan Hasil Belajar Kognitif” tersebut mengambil studi kasus di dua institusi di Sragen, yakni MTs Negeri 5 Sragen dan MTs Ma’arif NU Kedawung.

Kusnah mengungkapkan adanya perbedaan karakteristik dalam pengelolaan infrastruktur di kedua lembaga:

  • MTsN 5 Sragen: Memiliki keunggulan dalam akses infrastruktur teknologi dan stabilitas pendanaan berkat dukungan pemerintah.

  • MTs Ma’arif NU Kedawung: Menunjukkan kekuatan pada fleksibilitas dan inovasi berbasis komunitas yang mampu memaksimalkan potensi lokal secara mandiri.

Namun, Kusnah menemukan sebuah benang merah yang menyatukan keduanya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama dalam memperkuat kelembagaan dan membangun komunikasi publik yang efektif.

“Pemanfaatan teknologi merupakan instrumen krusial dalam penguatan citra madrasah ke masyarakat. Pendekatan bertahap dimulai dari pembenahan internal sebelum melakukan penetrasi citra secara luas,” jelas Kusnah.

Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan

Atas dedikasi dan kualitas penelitiannya, Kusnah Kustanto dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Akademik (IPK) 3,70, serta meraih predikat Sangat Memuaskan.

Rektor UNU Surakarta, Dr. H. Mufrod Teguh Mulyo, M.H., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap capaian tersebut. Ia menilai Kusnah telah menunjukkan komitmen tinggi selama menempuh studi, baik dalam penguasaan teori maupun praktik lapangan.

“Beliau telah melakukan studi yang mendalam dengan meneliti langsung di dua instansi sekaligus. Kami berharap temuan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas dan citra madrasah-madrasah lain di Indonesia,” ujar Mufrod.