SOLO – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta kembali meluluskan dua mahasiswa pada ujian promosi doktor Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam (PAI), Kamis (7/5).
Keduanya dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji dalam ujian terbuka promosi doktor.
Dian Permana tercatat sebagai doktor ke-50 UNU Surakarta. Dia mempertahankan disertasi berjudul ”Pendidikan Anak dalam Islam: Studi Pemikiran Abdullah Nashih Ulwah dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam Perspektif Aksiologi dan Kurikulum Rahmatul Lil Alamin.”
Dalam hasil penelitiannya, Dian menyimpulkan bahwa pemikiran Abdullah Nashih Ulwah menekankan pentingnya pendidikan anak sejak dini secara menyeluruh dengan landasan utama keimanan, akhlak, dan keteladanan.
”Beliau menekankan pentingnya pendidikan anak sejak dini sebagai fondasi karakter, serta menanamkan tanggung jawab sosial dengan kesadaran beragama sebagai muslim yang utuh,” ujarnya.
Menurut Dian, konsep pendidikan Nashih Ulwah relevan diterapkan dalam kurikulum karena mencakup pendidikan yang menyeluruh, berakar, dan seimbang dengan nilai-nilai sunah.
”Ini menegaskan bahwa pendidikan anak dalam Islam bukan sekadar proses transfer pengetahuan keagamaan saja, melainkan membentuk karakter rahmatan lil alamin dan kemaslahatan sosial,” tegasnya.
Sementara itu, Moch Soleh menjadi doktor ke-51 UNU Surakarta melalui disertasinya yang berjudul ”Transformasi Akhlak Masyarakat Marjinal Berbasis Spiritualitas Sufistik Melalui Ratid Al Haddad oleh Habib Zai nal Bin Nuh Al-Haddad Samirono, Yogyakarta Tahun 2024.”
Pendekatan yang dilakukan Habib Zainal tidak menghakimi masyarakat marjinal, melainkan menempatkan mereka sebagai kelompok yang perlu dipulihkan martabatnya.
Rektor UNU Surakarta A. Mufrod Teguh Mulyo berharap kedua nya bisa terus berkembang hingga jenjang guru besar. (alf/nik) Sumber: Radar Solo

Comments are closed